Latest Entries »

Inovasi, inovasi, inovasi. Belakangan ini memang kita disuguhi begitu banyak isu-isu seputar inovasi. Terutama di era globalisasi ini, inovasi terus-menerus dihasilkan. Lalu, apasih sih sebenarnya hasil dari inovasi tersebut yang paling terasa manfaatnya sama diri kita?. Hmm.. pasti bingung emang ngejawabnya disediakan begitu banyak teknologi baru disekitar kita. Tapi kalau bagi saya sendiri, hasil inovasi yang paling bermanfaat dan juga sebuah  the most must item adalah telepon selular. Telepon selular tersebut dari yang awalnya hanya sebuah barang pemuas kebutuhan saat ini bisa dikatakan telah berubah menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi kenyakan orang. Telepon selular, atau yang kita kenal dengan sebutan handphone tersebut telah mengalami banyak perubahan dari awal ditemukan. Perubahan yang terjadi dapat terlihat pada gambar berikut:

Ini adalah gambar handphone pertama yang pernah ada. Lihat deh ukurannya, besaar bangeet. Ngga heran kalau banyak orang belum terlalu tertarik untuk membelinya. Terlebih harganya tentu akan sangat mahal. Sekarang handphone udah jadi seperti ini..

Waaaww, jauh banget yaaa perbedaannya. Saat ini kita bisa menemukan begitu banyak telepon selular dengan berbagai feature dan design, dari harga semurah-murahnya sampai yang sangat mahal sekalipun. Ngga heran kalau banyak banget orang yang merasa terdorong untuk membeli sebuah handphone. Ditambah, fungsinya yang semakin meluas. Apalagi nih, orang saat ini cenderung memiliki tingkat aktifitas yang tinggi, tanpa handphone kebayang kan gimana repotnya kita. Sangat merepotkan kalau kita harus pulang dulu ke rumah, lalu memakai telepon rumah untuk menghubungi orang-orang tertentu yang memiliki keperluan dengan kita disaat kita sedang beraktifitas. Dengan handphonepun walaupun terpisah dengan jarak kita tetap bisa berkomunikasi dengan orang-orang terdekat kita tanpa harus berepot-repot mengirim surat yang mungkin baru sampai dalam hitungan hari. Handphone juga merupakan internet berjalan. Seperti yang kita tau, sebagian besar handphone saat ini menyediakan fasilitas untuk berinternet sehingga mudah bagi kita untuk mencari setiap informasi yang kita butuhkan. Handphone saat ini juga berguna sebagai kamera, video, bahkan mp3. Emang deh ga ada yang ngalahin multifungsinya sebuah handphone. Selain fungsi-fungsi di atas, sebenernya masih banyak lagi fungsi-fungsi lain dari sebuah telepon selular. Oleh karena itulah kenapa handphone menjadi sebuah inovasi yang penting saat ini, bagi saya, juga banyak orang lainnya.

 

Advertisements

Kali ini saya akan membahas tentang open innovation dan open business model. Hmm.. berat juga ya bahasannya. Oke, kita mulai aja..

Sebelumnya, apasih sebenernya open innovation itu?

Baru-baru ini istilah open innovation memang kerap kali terdengar. Istilah “Open Innovation” pertama kali diungkapkan oleh Chesbrough. Dalam bukunya, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih  beliau menyebutkan bahwa open innovation merupakan paradigma yang mengasumsikan bahwa sebuah perusahaan bisa dan harus menggunakan ide-ide dari luar ataupun dalam, dan jalur internal dan eksternal ke pasar, sebagai usaha memajukan teknologi yang dimilikinya untuk keuntungan perusahaan. Paradigma tersebut merupakan pergeseran dari apa yang disebut closed innovation.

Seperti apakah closed innovation?, apabila digambarkan, seperti inilah proses dari closed innovation:

Lalu pertanyaannya, mengapa sistem tersebut berubah dari closed menjadi open?

Beberapa faktor menyebabkan closed innovation tidak efektif lagi untuk diterapkan. Pertama, mobilitas dan ketersediaan SDM yang berpendidikan yang meningkat dari tahun ketahun. Akibatnya, banyak pengetahuan-pengetahuan penting yang dihasilkan dari lingkungan diluar perusahaan besar sekalipun. Selain itu, ketika seorang karyawan telah berganti pekerjaan, ilmu yang didapatnya akan mudah menyebar ke perusahaan lain tempat karyawan tersebut bekerja selanjutnya. Kedua, ketersediaan modal usaha telah meningkat secara signifikan, yang memungkinkan ide-ide bagus dan menjanjikan, serta teknologi untuk dikembangkan lebih lanjut diluar perusahaan, misalnya dalam bentuk kewirausahaan. Disamping kedua hal tersebu masih terdapat faktor-faktor lainnya yang ikut berperan. Kesemuanya merupakan konsekuensi dari perkembangan global yang terjadi. Akibatnya, perusahaan harus mulai mencari cara lain untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses inovasi mereka. Misalnya, melalui pencarian aktif untuk teknologi baru dan ide-ide yang ada diluar perusahaan, tanpa melupakan kerja sama dengan pemasok dan pesaing.

Apabila digambarkan, sistem open innovation akan seperti berikut:

Tabel berikut menggambarkan landscape perbedaan yang ada:

Closed innovation principles Open innovation principles
The smart people in the field work for us. Not all the smart people in the field work for us. We need to work with smart people inside and outside the company.
To profit from R&D, we must discover it, develop it, and ship it ourselves. External R&D can create significant value: internal R&D is needed to claim some portion of that value.
If we discover it ourselves, we will get it to the market first. We don’t have to originate the research to profit from it.
The company that gets an innovation to the market first will win. Building a better business model is better than getting to the market first.
If we create the most and the best ideas in the industry, we will win. If we make the best use of internal and external ideas, we will win.
We should control our IP, so that our competitors don’t profit from our ideas. We should profit from others’ use of our IP, and we should buy others’ IP whenever it advances our business model.

So, what is the correlation between open innovation and open business model?

Sebelumnya, suatu model bisinis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai- baik itu ekonomi, sosial, ataupun bentuk-bentuk nilai lainnya. Dalam mengaplikasikan sebuah open innovation, business model tersebut memiliki peran yang krusial. Semakin  sebuah perusahaan mengerti tentang open business model, semakin mereka menyadari betapa mereka harus mengubah inovasi mereka untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari sebuah paradigma open innovation. Karena open innovation bukan tentang bagaimana mencari teknologi baru semata. Untuk berkembang, sebuah perusahaan harus mampu untuk menyesuaikan business model mereka untuk membuat mereka lebih terbuka kepada ide-ide eksternal serta jalur ke pasar.

 


Perusahaan Paling Kreatif

Apple Inc.

Kalau ditanya perusahaan apa yang paling kreatif dan inovatif, bagi saya Apple Inc. adalah yang paling sesuai menjadi kandidatnya. Dalam beberapa tahun terakhir Apple meluncurkan produk-produk yang mampu membuat orang terkagum-kagum. Mulai dari iPad, iPhone, MacBook, dan produk-produk lainnya dari Apple, kesemuanya mampu meraih perhatian pasar. Dengan keunggulan desainnya serta ke-high-tech-an produknya ditunjang oleh pemasaran yang baik, Apple mampu meraih begitu banyak customer yang loyal terhadap brand nya.

Tidak heran apabila banyak orang yang menganggap Apple sebagai perusahaan yang kreatif serta inovatif. Dengan munculnya desain-desain Apple, orang tidak lagi disuguhi desain gadget yang begitu-begitu saja, mereka mampu menyuguhi kita dengan produk-produk breakthrough serta konsep yang berbeda dari kompetitornya. Dari situlah terlihat jelas bahwa Apple benar-benar mampu mengartikan apa itu kreatif dan inovatif.

 

Cina, atau juga dikenal sebagai Tiongkok memang dapat disebut sebagai negara yang kreatif, khususnya pada bidang industri. Dengan tingkat efisiensi produkstifitas yang tinggi, produk-produk cina mampu menguasai pasaran. Mungkin kebanyakan dari kita berfikir bahwa Cina diidentikan dengan produk-produk tiruannya. Akan tetapi, bila kita tengok kembali, kebanyakan dari kita pasti pernah bahkan sering menggunakan produk dari Cina. Bahkan didunia, bertebaran berbagai jenis produk Cina. Industri Cina memang tidak perlu diragukan lagi keunggulannya. Fenomena membanjirnya barang-barang Cina di pasaran dibuktikan dengan maraknya outlet-outlet serbu yang menjamur baik di kota-kota besar bahkan ke pelosok dan sudut-sudut kota.

Dengan tampilan yang relatif sama dengan produk-produk sejenisnya, Cina mampu menjualnya produknya dengan harga yang relatif rendah. Meskipun memang umumnya penggunaannya hanya kuat untuk short term saja. Akan tetapi, sebenarnya tidak semua produk Cina berkualitas rendah. Masih terdapat bentuk-bentuk inovasi produk buatan Cina disekitar kita yang berkualitas baik. Mengapa Cina bisa seperti itu?. salah satu faktor adalah karena ras Cina yang memang terkenal gigih. Pesatnya perkembangan industri Cina merupakan buah dari kegigihan yang dibangunnya

Kata orang, semua itu punya arti dan makna. Begitu juga nama. Makanya, sesuai dengan judul blog gw (fyi ini first time gw punya blog plus nulis blog berhubung kesedikit gaptekan gw, hehe), dikali pertama gw nulis blog ini gw mau cerita-cerita tentang arti nama gw.

Sebelumnya, buat informasi, orang biasa manggil gw listy, atau ty, atau lis. Nama listy berasal dari nama panjang gw Elmira Listiawardany. Nama yang simpel, tp cukup menarik. hehee. Soalnya kalo keberatan nama jadi pendek ntar katanya. Tapi dengan kesimpelan nama gw ini ternyata gw tetep aja pendek. huff. okay, lanjut lagi, sebelum nulis blog ini sebelumnya gw bener-bener ga pernah pengen tau atau penasaran ttg arti nama gw ini. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ga ada salahnya juga kalau tau. Jadilah gw bertanya ke nyokap.

“mah arti nama aku apasi?”

“knp teh?tumben amat nanya gitu?”

“gapapa, pengen tau aja mah.”

“ngga ada artinya, bagus aja namanya.”

jengjengjeng..

Ternyata nama gw ga ada artinya.

Jadi kalo orang bilang semua itu punya arti,

nama gw salah satu pengecualian.

Tapi berhubung gw tetep kekeuh,

gw lanjut nanya lagi..

“masa si mah?terus masa mama ngasal ngasih namanya?”

“ya ngga lah teh. Elmira itu awalnya mama papa suka aja. Trus pas dicoba-coba, ternyata bisa jadi singkatan nama mama papa.”

“trus kalo listia nya apa?”

“kalo itu lucu aja namanya, trus jarang, trus trnyata pas dicoba-coba bisa jd singkatan nama mama papa juga” …. -________-

“wardany nya apa?”

“itu ngambil dari nama eyang, wardono jd wardany”

“oh gitu ya (pasrah)”

Ternyata nama gw absolutely ngga ada artinya. Gagal dapet arti nama dari nyokap, gw coba-coba cari info soal arti nama. dan ternyata ada.

Elmira ternyata berasal inggris, artinya bangsawan atau ningrat. hmm, bagus juga ya ternyata. Lalu listy.. zero result. Gw susah bgt nemuin apa arti listy, pas gw search yang keluar malah artikel-artikel ratna listy. Mungkin dia juga bingung sama namanya sendiri. dikarenakan gw blm nemu apa arti listy, jd gw simpulin aja, mungkin listy itu dari kata listen, jadi bisa dibilang arti listy itu pendengar yang baik. Dan terahir, wardany. Ternyata gak jauh berbeda, susah juga nyari arti nama wardany. Tapi dikebanyakan artikel yang gw temuin, wardhani (penulisannya beda sedikit) itu berasal dari nama-nama Jawa. Dan memang eyang gw, Wardono, notabene adalah orang Jawa.

Jadi, kesimpulannya, gw masih ga begitu ngerti apa arti keseluruhan nama panjang gw itu. tapi, I still love my name..  ;D